Program Literasi

“Membaca, Berkarya, Berprestasi”

  1. PROGRAM PEMBIASAAN
NoProgramBentuk KegiatanWaktu
115 Menit LiterasiMembaca buku sebelum pembelajaran1–2 kali/minggu
2Jumat LiterasiMembaca, menulis refleksi, atau berbagi rekomendasi bukuMingguan
3Satu Siswa Satu BukuSetiap siswa membaca minimal 1 buku dalam periode tertentuTahunan
4Jurnal LiterasiSiswa mencatat buku yang dibaca dan hal menarik yang diperolehBerkelanjutan
5Pojok Baca KelasSetiap kelas memiliki koleksi buku sederhanaTahunan
  1. PROGRAM LITERASI BERKARYA 
  2. Satu Kelas Satu Karya

Setiap kelas menghasilkan minimal satu karya bersama, misalnya:

  • Antologi puisi 
  • Cerpen 
  • Artikel 
  • Esai 
  • Komik edukasi 
  • Majalah kelas 
  1. Karya Bulan Ini

Setiap bulan dipilih dan dipublikasikan karya terbaik siswa.

Bisa ditampilkan di:

  • Mading 
  • Instagram madrasah 
  • Website 
  • Majalah digital 
  1. Literasi Corner

Membuat satu ruang/media khusus untuk memamerkan:

  • Buku pilihan
  • Karya siswa
  • Prestasi literasi
  • Quote inspiratif
  • Informasi dan artikel
  1. PROGRAM LITERASI BERBAGI

Guru Berkisah

Guru berbagi pengalaman, buku yang pernah dibaca, atau kisah inspiratif kepada siswa. Memberikan wadah berupa program semacam podcast.

  1. PROGRAM LITERASI DIGITAL

Literasi Digital Cerdas

Edukasi tentang:

  • Bijak bermedia sosial 
  • Hoaks dan fakta 
  • Etika berkomentar 
  • Keamanan digital 
  • Penggunaan AI secara bijak
  1. PROGRAM UNGGULAN TAHUNAN
  2. BUKU KARYA SISWA

Setiap tahun menerbitkan minimal 1 buku antologi karya siswa.

  1. DUTA LITERASI MADRASAH

Memilih beberapa siswa sebagai:

“Duta Literasi MA NU Mojosari”

Bertugas membantu menggerakkan budaya baca, membuat konten literasi, dan menjadi role model bagi teman sebaya.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait